Uang Parkir atau Sedekah ?


ilustrasi parkir

 

Sudahkah Anda Bersedekah Hari Ini?

Kata Sedekah dalam hal ini penulis memaknai sebagai “Uang Parkir”, jadi Sudahkah Anda Bayar Parkir Hari Ini?

Menurut Wikipedia, Parkir adalah keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang bersifat sementara karena ditinggalkan oleh pengemudinya. Juga Jasa dalam Wikipedia menurut Phillip Kotler jasa adalah setiap tindakan atau unjuk kerja yang ditawarkan oleh salah satu pihak ke pihak lain yang secara prinsip intangibel dan tidak menyebabkan perpindahan kepemilikan apapun.

Memang dalam undang-undang nomor 28 tahun 2009 berbunyi pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan/atau diberikan oleh. Selanjutnya dikutip dari Wikipedia sedekah adalah pemberian seorang Muslim kepada orang lain secara sukarela dan ikhlas tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu.

Namun penulis tidak fokus pada pengertian dan aturan pemerintah yang mengatur hal tersebut, karena menurut penulis membahas hal tersebut kurang menarik untuk dibahas walaupun ada substansi didalamnya.

Namun banyak hal kejadian yang biasa kita temukan di tempat keramaian seperti pasar, kampus, tempat wisata yang menerapkan biaya parkir tanpa ada bukti/struk atau bahasa kerennya “Karcis”, yang memang datangnya dari pemerintah.

Paling menarik menurut pengalaman penulis, ada yang melakukan biaya parkir walaupun toko tersebut terterah tulisan “PARKIR GRATIS atau BEBAS PARKIR”.
Walaupun terkadang hanya sebentar saja singgah, itupun kita sudah jelas duduk di motor namun tetap dipajaki oleh tukang parkir tersebut dan itulah salah satu fenomena social yang cenderung masyarakat berekonomian lemah berfikir setengah Hati untuk hal ini.

Bukan berarti hal tersebut tidak baik atau ilegal, yaa walaupun sebagian diluar sana ada yang mengatakan ilegal, namun disini penulis melihat dari sisi kemanusiaannya. Walaupun hal tersebut marak terjadi, bagi penulis itu salah satu fenomena perekonomian masyarakat, yang harus dipahami oleh masyarakat lainnya, terutama masyarakat yang mempunyai perekonomian diatas rata-rata, juga semesti pemerintah harus membuka mata.

Namun disini kita meski akui sekelas dompet mahasiswa yang mempunyai kemampuan dibawah rata-rata, parkir yang dikatakan penulis tersebut menghantui para mahasiswa jika keluar mengendarai motor.

Disini penulis tak mengatakan hal tersebut sebagai parkir liar karena sekelas halaman luar parkiran motor di balaikota Makassar, itu tak memiliki karcis. ada kata pepatah mengatakan “Buah tak jauh dari pohonnya” mungkin kata-kata ini cocok untuk pemerintah kota Makassar.

Padahal telah kita ketahui bahwa Makassar sedang dalam perjalanan menuju kota dunia, entah sampainya lima tahun kedepan untuk menjadi kota dunia atau tidak belasan tahun kedepan.

Namun disini kita meski akui sekelas dompet mahasiswa Makassar yang mempunyai kemampuan dibawah rata-rata, parkir yang dikatakan penulis tersebut menghantui para mahasiswa jika keluar mengendarai motor.

Disini pesan penulis adalah anggaplah biaya parkir sebagai sedekah, kita meski akui “Tukang Parkir” juga salah satu pekerjaan di era milenial, menurut pengamatan penulis parkir banyak dilakukan pemuda yang berusia 20 tahun kebawah.

Jikalaupun pengendara belum punya uang parkir, bilang “Lain kali kembali.! Yaa… Semoga kita saling memahami….

Berikut beberapa hadits yang menganjurkan ummat islam untuk bersedekah:
“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, di shahihkan Al Albani\dalam Shahih At Tirmidzi, 614)
“Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim, no. 2588)
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)
“Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur.” (HR. Thabrani, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Targhib, 873)
“jauhilah api neraka, walau hanya dengan bersedekah sebiji kurma. Jika kamu tidak punya, maka bisa dengan kalimah thayyibah” (HR. Al Bukhari 6539, Muslim 1016)
Mungkin orang lain telah merasakannya? Ada Kebahagian tersendiri setelah bersedekah.

Sekian… Semoga Bermanfaat
Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatu…