Tekan Praktek Suap, Tumbuhkan Ekonomi Kreatif


Oleh Puang Aca*

Kota Makassar merupakan gerbang bagian timur yang paling vital di Indonesia. Derasnya perkembangan teknologi dalam segala aspek berdampak bagi segala lini kehidupan. Hal tersebut memicu lahirnya persaingan yang melahirkan hiruk pikuk kehidupan.

Meski demikian, perkembangan teknologi juga mampu melahirkan capaian positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemerintahan Kota Makassar dibawah Kepemimpinan Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto membawa perubahan secara signifikan dalam segala sektor kehidupan. Pada tahun 2017 lalu, Pemerintah Kota Makassar dinobatkan sebagai kota dengan presentasi suap terendah di Indonesia.

Hasil positif tersebut bukanlah klaim sepihak, akan tetapi dilakukan secara teliti dan mempertimbangkan berbagai instrumen pendukungnya. Hasil survei yang dikeluarkan Transperency International Indonesia (TII) dengan presentasi 1,8 persen untuk Pemerintah Kota Makassar.

Dalam penelitian yang dilakukan tersebut, terdapat lima komponen yang digunakan sebagai indikator dalam mengukur IPK ini yaitu prevalensi korupsi, akuntabilitas publik, motivasi korupsi, dampak korupsi dan efektivitas pemberantasan korupsi.

Survei dilakukan terhadap 12 kota di Indonesia, yakni Jakarta Utara, Pontianak, Pekanbaru, Balikpapan, Banjarmasin, Padang, Manado, Surabaya, Semarang, Bandung, Makassar dan Medan.Waktu pengambilan data Survei ini dilakukan sejak Juni hingga Agustus 2017 dengan responden sebanyak 1.200 pelaku usaha yang tersebar di 12 kota.

Kemudian dengan demografi persebaran skala perusahaan kecil (41 persen) menengah (29 persen) dan besar (30 persen), serta persebaran sektor industri yakni keuangan (3 persen), kontruksi (15 persen), perdagangan (26 persen), jasa (26 persen) dan manufaktur (30 persen).

Rendahnya kasus suap dalam lingkup Pemerintah Kota Makassar menunjukkan tren positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Capaian tersebut dapat diamati dengan tingginya pertumbuhan ekonomi Kota Makassar dengan presentasi 7,9% tertinggi nasional.

Pertumbuhan ekonomi Kota Makassar ini, merupakan bentuk dari kerja keras Pemerintah Kota Makassar, melalui dengan beberapa program yang telah berhasil dan dirasakan langsung oleh seluruh warga Kota Makassar. Sebab, salah satu hal utama keberhasilan suatu program ialah program yang mampu dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Salah satu program Pemerintah Kota Makassar yang dapat dirasakan dirasakan secara langsung oleh seluruh Warga Kota Makassar, yakni Badan Usaha Lorong atau diakronimkan kata BuLo. Keberhasilan yang diraih tidak terlepas dari kerja keras dari seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar, serta spirit aparatur pemerintah dalam meningkatkan pelayanan terbaik.

Mari Wujudkan Kota Makassar dua kali tambah baik.