Posts in tag

Pilwalkot Makassar


Oleh : Pallawarukka* MAKASSARBICARA.COM-Pencabutan nomor urut Peserta Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar telah usai. Empat Pasangan Calon Walikota Makassar dan Wakil Walikota akan meramaikan pesta demokrasi Kota Makassar . Mohammad Ramdhan Danny Pomanto- Fatmawati Rusdi nomor urut mendapatkan nomor urut 1, Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando nomor urut 2, Syamsu Rizal nomor urut 3, dan Irman …

 “Iya, insyaallah. Dan bisa bertambah dari tiga partai ini (PKB, PKS, dan PDIP)”. Jelas Mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS) saat di konfirmasi fajar.co.id (14/6/2020) terkait partai pengusung pasangan Syamsu Rizal – Fadli Ananda. Pernyataan pak IAS di media ini memiliki implikasi dua sisi. Di satu sisi menguatkan klaim pasangan Syamsu Rizal – …

Oleh : Ahmad Sangkala “tekanan dan ancaman kepada Danny Pomanto adalah siklus musim dalam pilkada yang tidak teratur” -Maqbul Halim- Kalimat diatas merupakan cuitan twitter Maqbul  Halim tertanggal 15 Maret 2020. Kalimat ini tentu bermakna dalam, dalam cuitan ini pula template foto Danny Pomanto dengan tulisan “Tidak Takut” dan ditambahkan #terusbergerak. Tentu Maqbul Halim tak …

Oleh : Ahmad Sangkala* MakassarBicara.com-Panggung politik adalah panggung yang sulit ditebak. Mungkin hari ini bersama, besok berpisah. Mungkin hari berkoalisi, besok berlawanan. Hari ini komitmen, besok saling menghianati. Hanya satu yang selalu sama pada panggung ini, yakni kehendak berkuasa. Begitulah politik, semuanya menjadi tidak pasti. Walaupun sebenarnya, model politik brutal seperti ini hanya ditemukan di …

Oleh : Rizal Pauzi* MakassarBicara.com– Tahun politik menjadi tahun yang dinanti banyak kalangan. Baik itu yang berfikir ideal maupun berfikir pragmatis.  Bagi kelompok ideal, mereka ingin berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pesta demokrasi, selain itu untuk memilih pemimpin baru untuk melanjutkan pembangunan di kota Makassar. bagi yang pragmatis, tahun politik bisa melahirkan profesi baru mulai dari …

Ahmad Sangkala* MakassarBicara.com-Organisasi kemasyaratan selalu menjadi seksi dalam setiap kontektasi politik.  Bukan hanya karena memiliki basis massa yang jelas, tapi juga konsistensinya dalam melahirkan figur baru dalam kepemimpinan baik di skala lokal maupun nasional.  Tentu prosesnya tidak instan, karena setiap ormas ini memiliki sistem kaderisasi yang berjenjang, serta proses yang panjang. Walaupun belakangan banyak lahir …

Oleh TB Piet Asrar* Pegelaran pemilihan wali kota (Pilwali) sudah mulai. Pelaksana dan wasit kontestasi sudah meniup peluit. Meski sebelumnya, penantang Si petahana sudah agak lama menyikut. Dan, petahana sudah lama seolah-olah menyiapkan diri dengan mempercantik diri. Kontestasi wali kota ini menarik. Ini karena, terkhusus Kota Makassar, hanya ada dua kontestan. Pertarungan vis a vis, …

“Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat” (Abraham Lincoln) Kutipan diatas merupakan penggambaran jika dalam proses demokrasi suara rakyatlah yang berdaulat. Olehnya, jika dalam pilkada yang juga merupakan bagian dari proses demokrasi hanya terdapat satu kandidat, yakinlah ada suara rakyat yang tidak tersalurkan. Kotak Kosong Dalam Kamus Demokrasi Indonesia Kotak kosong merupakan …

Oleh  Ahmad Sangkala* Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar 2018 semakin memanas. Setelah laporan berbagai kasus korupsi, sampai pada permintaan menggugurkan pasangan DIAmi di panwaslu Makassar. Saling klaim basis pun dimulai. Yang paling heboh adalah klaim menguasai RT RW di kelurahan tertentu bahkan se-kecamatan tertentu. Ini menarik, formasi head to head ini menyebabkan pertarungan terbuka semakin memanas. …

Pemilihan Walikota dan Wakil-Walikota Makassar telah memasuki babak baru. Berdasarkan ketetapan KPU, tahapan pilwalkot Makassar telah memasuki masa kampanye. Hal ini tentu dimanfaatkan dengan baik oleh dua kandidat baik Petahana maupun Penantang. Pasangan DIAmi yang merupakan pasangan petahana telah melakukan kampanye di berbagai tempat. Satu hal yang menarik ketika pasangan lain yakni pasangan Appi-Cicu masih …