Satukan Pilihan, Sambut Kemenangan Warga Kota Makassar


Ilustrasi : internet

Makassarbicara.com – ‘Habis gelap terbitlah terang’ mungkin begitulah kata pepatah ibu bangsa Indonesia, yaitu RA Kartini yang cocok untuk Loyalis Danny Pomanto yang hingga saat ini, setia berjuang bersama sang Arsitek Kota Dunia itu.

Berawal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Makassar tahun 2018 lalu, yang tidak diikuti oleh pasangan calon Moh Danny Pomanto – Indira Mulyasari Paramastuti (DIAMI), merupakan awal bersatunya warga Kota Makassar.

Kotak Kosong (Koko) pada waktu itu maju sebagai paslon, warga Makassar kembali berkumpul menilai bahwa ini ada harapan untuk kembali menjadikan Makassar Dua Kali Tambah Baik pada Pilkada selanjutnya, walaupun pada saat itu tidak bergambar, akan tetapi merupakan tahap kedua bersatunya Warga Kota Makassar.

Pada waktu itu, Koko panggilan akrabnya Kotak Kosong, diibaratkan menjadi Icon keluarga besar warga Kota Makassar ‘Dekkengnya adalah Rakyat Makassar’. Dengan bermodalkan semangat pada saat itu, warga membuat lorong Koko, kawasan Koko, antusiasme warga ke TPS, hingga pada pengawalan suara Koko ditingkat kelurahan, kecamatan hingga penentuan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang tidak gampang. Dengan kerja keras para warga Kota Makassar, terbukti pertama kalinya dalam sejarah Pilkada di Indonesia, kotak kosong unggul di Makassar. Dengan selisih suara 36.000 lebih.

Kini Pilkada tahun 2020, diikuti oleh empat Paslon, diantaranya Mohammad Ramdhan Pomanto -Fatmawati Rusdi (Adama) dengan nomor urut 1, Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman) dengan nomor urut 2. Syamsu Rizal- Fadli Ananda (Dilan) dengan nomor urut 3 dan Irman Yasin Limpo-Andi Muhammad Zunnun Armin NH (Imun) dengan nomor urut 4.

Dalam perjalanannya, awal pertarungan sudah sengit. Danny Pomanto yang sejak tahun 2018 ditunggu-tunggu oleh warga Kota Makassar, tentunya wajar jika semua orang mengikuti perkembangan pencalonannya, mulai dari isu ‘begal’ Partai Politik (Parpol), begal Kapal Phinisi saat Deklarasi, hingga begal lainnya.

Dengan semangat 45 dan dukungan penuh warga kota Makassar terhadap Danny Pomanto. Walaupun diminta untuk tidak ikut karena berpotensi menjadi kerumunan massa dikarenakan masa pandemi Covid 19, ribuan warga rela mengantarkan langsung Paslon bertagline ‘Adama’ tersebut, untuk mendaftarkan diri secara resmi ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, yang beradi di Jalan Perumnas Antang Raya, Jumat 4 September 2020.

Tentu inilah bukti keinginan warga kota Makassar untuk kembali dipimpin oleh seorang tokoh kebanggaan warga Kota Makassar, yaitu Danny Pomanto. Walaupun buzzer hingga tokoh nasional turun langsung terlibat dalam memenangkan paslon lain, tentunya warga kota Makassar tak gampang dipengaruhi dan telah dikenal sebagai pemilih cerdas bertaraf nasional, hingga terdengar ke luar negeri.

Akan tetapi yang patut disayangkan dalam Pilkada 2020 ini adalah tebaran fitnah yang merajalela, yang menghiasai demokrasi, yang hanya menjadi polusi dan merusak tatanan persaudaraan warga kota Makassar.

Kini, Danny Pomanto bersama Fatmawati Rusdi kembali membawa visi-misi yang terukur, realistis, bukan ‘Gula-gula’. Mulai dari pembangunan kehidupan sosial, disabilitas, kesejahtraan, dan terutama berkomitmen dalam menciptakan pemerintahan yang bersih di Kota Makassar.

Sehubungan hari pencoblosan, Rabu, (9/12/2020) adalah Hari Anti Korupsi Sedunia, maka warga yang masih belum mempunyai pilihan, disarankan memilih pemimpin yang bersih dari Korupsi, karna banyak sejumlah kepala daerah di Indonesia dalam kepemimpinannya terbukti korupsi.

Dikutip dari Kompas.com, Jumat (7/08/2020), Komisi Pemberantasan Korupsi mencatat, sebanyak 300 kepala daerah telah terjerat kasus korupsi sejak tahun 2005 lalu. Termasuk Mantan Wali Kota Makassar dua periode Tahun 2004-2009 dan 2009-2014, Ilham Arief Sirajuddin.

Jika kedaulatan rakyat saat Pilkada tahun 2018 lalu itu, dikhianati dan tidak sia-sia, maka pastikan kedaulatan rakyat di Pilkada 2020 BerSATU kembali. Mari BerSATU untuk Makassar ‘SATU Kali (lagi) Tambah Baik’. Nomor SATU, Moh Ramdhan Pomanto – Fatmawati Rusdi.

Bismillah… Mari Sambut Kemenangan Warga Kota Makassar.