Menjadi kota Dunia Sah Saja, Jangan Lupa Belajar Sejarah


Oleh : Saenal A*

Cita-cita Makassar menjadi kota dunia, bukanlah hal yang mudah. Membentuk tatanan kota yang modern ditengah derasnya gempuran globalisasi adalah hal yang cukup sulit, tetapi bukan mustahil dapat diwujudkan.

Untuk mewujudkan hal itu, pemerintah dan masyarakat mestinya berbenah, mesti mempersiapkan diri. Selain itu, masyarakat Makassar mesti membekali diri agar tidak luntang lantung dalam arus modernisasi.

Untuk dikenal diluar, Makassar mestinya memiliki identitas, memiliki ciri sendiri. Kejayaan Makassar masa lalu mesti muncul kembali ke permukaan. Bukannya tanpa alasan yang jelas, pasalnya Makassar masa lalu pernah mencapai puncak kejayaan.

Meski demikian, hanya sekelumit orang yang dapat memahami secara detail. Hanya mereka yang bergelut di bidang sejarah dan kesejarahan yang mampu memahaminya. Tak sedikit masyarakat umum diluar disiplin ilmu sejarah yang mampu memahami kejayaan Makassar seutuhnya.

Salah satu cara dalam memahami sejarah makassar ialah berpetualang mencari sumber-sumber sejarah yang terdapat di masyarakat ataupun yang tersimpan rapi di museum-museum yang tersedia, di Badan Arsip, di perpustakaan pemerintah ataupun di perpustakan umum serta sumber-sumber lainnya.

Akan tetapi, keinginan tersebut akan sulit terwujud ketika unsur pemerintahan dan masyarakat tidak bekerja bersama dalam mewujudkannya.

Terlebih, minat masyarakat terhadap situs sejarah dan kebudayaan yang minim menjadi tantangan tersendiri.

Olehnya, jika pemerintah secara serius menginginkan terwujudnya Kota Dunia. Maka unsur-unsur terkait mestinya melakukan akselerasi, inovasi dan kreasi yang terukur demi Makassar yang lebih baik. Ada banyak hal yang dapat dipelajari dari sejarah Makassar masa lalu, salah satunya kepemimpinan tokoh lokal Makassar. Hal-hal yang demikianlah yang mesti diteladani.

Untuk itu, sebagai bahan pertimbangan kedepannya, pemerintah harus mendorong keterlibatan instansi terkait, unsur pemuda, pelajar dan mahasiswa memberikan yang terbaik dalam pewujudan Kota Dunia.

Beberapa hal dapat dilakukan diantaranya, pemerintah melalui dinas terkait rutin melakukan lomba yang mengangkat tema sejarah dan kebudayaan Makassar. Selain itu, komunitas pemuda pecinta sejarah dan budaya aktif melakukan kegiatan di tempat-tempat bersejarah. Berperan aktif mempromosikan situs sejarah dan budaya di media sosial. Dengan begitu, harapan Makassar menjadi Kota Dunia akan dapat digenggam secara bersama.

 

Penulis adalah Alumni Sejarah Kampus UNM