Posts in category

Teropong


Idealisme Dalam Sumpah Pemuda

Read More

oleh : Ahmad Sangkala* MakassarBicara.com-corona virus membuat semuanya berubah. Virus yang bermula dari Wuhan ini, menyebar dengan cepat ke seluruh pelosok nusantara. Tak terkecuali Makassar. dengan cepat menyebar. Walaupun dihujani imbauan baik pemerintah maupun organisasi masyarakat, dari artis sampai pemuda lorong. Tetap saja jumlah angka positif terus meningkat, bahkan saat ini Makassar sudah menjadi zona …

Oleh : Andi Hendra Dimansa* Narasi kearifan lokal Makassar menguraikan asal usul to manurung yang muncul dari air menjadi penanda dimulainya babad baru dalam tatanan kehidupan dan sistem nilai yang berlaku dalam masyarakat. Kemunculan kehidupan yang berasal dari air telah meletakkan DNA kebudayaan yang unik bagi masyarakat Makassar. Air sebagai petanda dan awal kehidupan dalam …

Oleh : Andi Hendra Dimansa* Kala layar langit senja hendak berganti layar kemerahan hingga suasana malam akan menyelimuti bibir pantai dan bentangan rumah pemukian telah berselimut bahagia. Suasana berkumpul dengan keluarga yang penuh dengan kehangatan. Karaeng Matoaya mengitari pesisir pantai Makassar yang membuat terpesona siapa saja yang memandangnya. Keramaian dan kesibukan dermaga pelabuhan Paotere seakan …

MakassarBicara.com-Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa adalah tempat yang tepat memotret persoalan sampah di Kota Makassar. Produksi sampah yang meningkat, kurangnya ketersediaan lahan dan tercemarnya lingkungan merupakan masalah yang terpampang jelas disana. Jika tidak segera diatasi, megahnya gunungan sampah hanya menambah beban daya tampung yang terancam melebihi kapasitas di 2020 mendatang. Penambahan lahan seluas 5 hektar …

Ahmad Sangkala* MakassarBicara.com-Organisasi kemasyaratan selalu menjadi seksi dalam setiap kontektasi politik.  Bukan hanya karena memiliki basis massa yang jelas, tapi juga konsistensinya dalam melahirkan figur baru dalam kepemimpinan baik di skala lokal maupun nasional.  Tentu prosesnya tidak instan, karena setiap ormas ini memiliki sistem kaderisasi yang berjenjang, serta proses yang panjang. Walaupun belakangan banyak lahir …

Satu kesalahan saya saat menginjakkan kaki untuk kali pertama di Makassar ialah tidak sempat menanyakan kepada diri sendiri ‘mengapa saya harus berada di kota ini’? Parahnya, sampai di Palembang barulah saya menyadarinya. Saya sadari, pertanyaan itu sangat penting. Malah lebih hebat daripada jawaban yang rasional sekalipun. Pertanyaan tentang mengapa saya harus berada disini atau mengapa …

  Dunia ini bukanlah dunia para malaikat, melainkan dunianya banyak sudut, dimana manusia membicarakan prinsip-prinsip moral namun beraksi menurut prinsip-prinsip kekuasaan; dunia dimana kita selau bermoral sedangkan musuh-musuh kita selalu tak bermoral. Rules For Radicals, Saul D. Alinsky, 1909-1972, dikutip dari buku 33 Strategi Perang. Memang, dunia ini selalu tampil dengan realitas yang bersudut-sudut. Sudut-sudut …

  Dalam Negara demokrasi: Masalah demokrasi di tanah kebesaran kita ini dalam saat ini masih tetap menjadi perbincangan hangat. Dalam hal sistem kita telah sepakat bahwa demokrasi kita adalah demokrasi pancasilais yakni “ pemerintahan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat “  hal ini memperlihatkan dengan jelas betapa besar kedaulatan di tangan rakyat. Namun yang …

Setiap pelanggan berhak mendapatkan pelayanan prima dari para pemilik usaha, termasuk dalam hal tempat parkir. Banyak pemilik kedaraan yang belum bisa menikmati fasiltas parkir yang memadai. Seringnya terjadi kehilangan, kerusakan dan tidak tersedianya tempat parkir membuat pelanggan cenderung kawatir mengenai keselamatan kendaraannya. Beberapa pemilik usaha seperti hotel atau pusat perbelanjaan di kota Makassar luput dari …

Oleh : Muh. Asratillah Senge* “Orang-orang miskin di jalan, Yang tinggal di dalam selokan, Yang kalah dalam pergulatan, Yang diledek oleh impian, Janganlah mereka ditinggalkan” (W.S. Rendra) Puisi Rendra di atas, walaupun diwartakan beberapa tahun yang silam, tapi tak sulit bagi kita saat ini untuk memverifikasi dan membenarkannya. Kemiskinan, buangan, kekalahan, ledekan dan ketertinggalan adalah …